🏛 Keunggulan Program Studi
- Sebagai institusi perguruan tinggi Islam, Program Studi Magister Perencanaan Wilayah dan Kota melangsungkan proses pendidikannya dengan memasukkan pendidikan karakter handal, yaitu dengan menekankan pengembangan rekonstruksi ilmu perencanaan wilayah dan kota berdasarkan nilai-nilai luhur bangsa Indonesia dan nilai-nilai universal.
- Proses pendidikan Program Studi Magister Perencanaan Wilayah dan Kota menekankan pada penguasaan teori-teori teknik yang mampu melakukan rekonstruksi ilmu perencanaan wilayah dan kota guna mewujudkan lulusan yang memiliki wawasan dan kemampuan di bidang pengelolaan (perencanaan, pembinaan, pelaksanaan, pengawasan) dalam pembangunan wilayah dan kota yang berkelanjutan.
FOKUS KEILMUAN MPWK UNISSULA
Program Studi Magister Perencanaan Wilayah dan Kota (MPWK) Universitas Islam Sultan Agung mengembangkan keilmuan Perencanaan Wilayah dan Kota dengan fokus pada perencanaan dan perancangan kawasan pesisir. Fokus ini menjadi karakteristik utama program studi dalam merespons kompleksitas pembangunan wilayah pesisir yang menghadapi tekanan pertumbuhan penduduk, perkembangan kawasan perkotaan dan perdesaan, perubahan lingkungan, risiko bencana, serta tuntutan pembangunan yang berkelanjutan.
Pengembangan fokus keilmuan dilakukan melalui pendekatan interdisipliner dan multidisipliner, dengan mengintegrasikan aspek keruangan, ekonomi, sosial-budaya, lingkungan, kelembagaan, teknologi, dan kebijakan dalam proses perencanaan. Bidang pendukung yang dikembangkan meliputi Geographic Information System (GIS), pemodelan sumber daya air, ekonomi pembangunan, kebijakan publik bidang perencanaan, rekayasa lingkungan, land and soil, infrastruktur, transportasi, serta perumahan dan permukiman. Integrasi tersebut diperkuat dengan perspektif keislaman melalui Islamic Worldview sebagai bagian dari kurikulum berbasis nilai Islam UNISSULA.
Fokus keilmuan MPWK juga merespons perkembangan ilmu dan teknologi perencanaan, antara lain green infrastructure, intelligent transport system, smart cities, smart infrastructure technologies, decision support system, disaster management and mitigation, integrated sustainable development, dan resilience kawasan pesisir.


